Cara Menanam Kangkung

Siapa sih yang tidak mengenal dengan sayur kangkung ini? Kangkung merupakan salah satu sayuran yang populer di Indonesia. Di samping cara menanam kangkung yang mudah, rasanya nikmat, mudah untuk di budidaya, sayur kangkung juga banyak membawa manfaat di bidang kesehatan.

Sebelum lanjut ke pembahasan mengenai cara menanam kangkung secara lengkap, perlu kamu ketahui terlebih dahulu mengenai manfaat kangkung untuk kesehatan.

Banyak nutrisi yang terkandung pada kangkung, seperti: vitamin A, C, dan B kompleks, kalsium, fosfor dan zat besi.

Baca artikel lainnya cara menanam kacang tanah.

Cara Menanam Kangkung yang Baik dan Benar

Cara menanam kangkung
Sumber Gambar: penjagarumah.com

Jika menginginkan kangkung dengan hasil optimal saat panen, alangkah baiknya kamu persiapkan mulai dari pembibitannya.

Hindari menggunakan bibit yang sudah tersimpan selama setahun atau lebih karena bibit tersebut telah berkurang produktivitasnya.

Dibawah ini akan kami jelaskan cara menanam kangkung yang baik dan benar.

1. Pilih Bibit Berkualitas

Kamu pasti menginginkan hasil maksimal saat panen kangkung! Ya kan? Jika ya, maka kamu perlu memilih bibit yang baik, bagus, dan memiliki kualitas unggul.

Bibit dengan kualitas unggul ini sangat berpengaruh terhadap hasil yang akan dipanen.

Ciri-ciri bibit yang baik, bagus, dan berkualitas unggul adalah pada awal pertumbuhan, kangkung tumbuh tegak serta daya tumbuhnya mendekati 100%.

Terdapat 2 cara metode pembibitan,Cara pertama yaitu menggunakan benih/biji, cara ini biasanya dikenal dengan sebutan generatif.

Sedangkan cara kedua yaitu pembibitan menggunakan sistem stek atau disebut juga cara vegetatif.

Tahap pembibitan ini sangat penting karena dijadikan sebagai langkah pertama cara menanam kangkung yang baik agar nantinya mendapatkan hasil akhir yang maksimal.

Gunakanlah bibit dengan varietas yang jelas. Kamu cukup ke toko pertanian, tanyalah ke penjual dan kamu bebas mau pilih bibit kangkung sesuai keinginan.

2. Mempersiapkan Lahan Tanam

Selanjutnya adalah menyiapkan lahan untuk menanam kangkung.

Bersihkan tanah dari rumput liar dan gulma. Kamu juga perlu menggemburkan tanah dengan cara mencangkul tanah yang nantinya akan ditanami kangkung.

Buatlah bedengan di lahan tersebut. Umumnya bedengan dibuat dengan lebar 100 cm dan tinggi 30 cm.

Sesuaikan panjang bedengan dengan lahan. Buatlah jarak tiap bedengan yang nantinya difungsikan sebagai drainase, berikan jarak antar bedengan sekitar 50 cm.

Namun jika lahannya sempit, kamu tinggal sesuaikan cara menanam kangkung dengan kebutuhan saja. Hal paling penting yang harus kamu lakukan adalah membuat tanah harus tetap dalam keadaan gembur.

Buat kamu yang ingin menanam kangkung namun terkendala dengan lahan, kamu tidak usah khawatir, karena kangkung bisa ditanam dengan media polybag atau pot.

3. Pemberian Pupuk

Jika kamu sudah menyiapkan lahan untuk menanam kangkung, cara selanjutnya yaitu kamu perlu menambahkan pupuk ke tanah sebelum kangkung mulai ditanam.

Berikan pupuk kandang secukupnya pada lahan, ratakan di atas bedengan, biarkan selama 3-5 hari agar bisa teremulsi dengan sempurna ke dalam tanah.

Namun jika lahan terlalu asam, sebaiknya kamu tambahkan kapur (dolomit), kapur ini berguna untuk menetralkan pH tanah. Agar nantinya cara menanam kangkung dapat dilakukan dengan baik.

Kamu harus memberikan kapur, untuk perbandingannya adalah jika pupuk 1 karung maka kamu perlu menambahkan kapur 1 ember kecil saja.

4. Tahap Cara Menanam Kangkung

Kamu perlu memilih waktu yang tepat untuk menanam kangkung, jika memungkinkan pilihlah saat musim hujan tiba sekitar bulan November – Desember.

Akan tetapi jika tidak memungkinkan, kamu juga bisa menanam kangkung pada musim kemarau, tetapi wajib melakukan pengairan atau penyiraman setiap hari pagi dan sore.

Untuk cara menanamnya, kamu bisa menebar benih di atas bedengan namun memerlukan benih yang banyak serta kerapatan populasi yang kurang optimal. Kelebihan cara ini yaitu dapat memangkas waktu.

Cara penanaman yang lainnya adalah dengan membuat lubang pada bedengan sedalam sekitar 5 cm dengan jarak tiap lubang sekitar 15-20 cm.

Masukan kira-kira 3 sampai 5 biji pada tiap-tiap lubang tanam dan tutup kembali dengan tanah tipis yang sebelumnya sudah dicampur dengan pupuk NPK dan pupuk kandang.

Cara ini dapat kamu lakukan dengan metode zig-zag atau garitan.

5. Melakukan Penyulaman

Cara penyulaman perlu kamu lakukan guna untuk mengganti tanaman yang mati atau tidak tumbuh dengan sempurna, agar bisa diganti dengan benih baru yang nantinya hasil yang didapat bisa seragam.

6. Proses Merawat Tanaman Kangkung

Proses selanjutnya adalah melakukan perawatan atau pemeliharaan tanaman kangkung. Bersihkan gulma atau rumput liar yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman kangkung.

Berikan juga pupuk susulan guna menjaga ketersediaan unsur hara yang terdapat dalam  tanah yang dijadikan lahan. Kamu cukup memberikan pupuk urea dengan dosis 15 gr/meter lahan.

Taburkan pupuk tersebut di pinggir bedengan. Lakukan pemupukan ketika tanaman berusia sekitar 10 hari.

Manfaat Sayur Kangkung Untuk Kesehatan

Manfaat Sayur Kangkung
Sumber Gambar: cd.ilmubudidaya.com

Dibawah ini akan kami jelaskan beberapa manfaat sayur kangkung untuk kesehatan tubuh kita:

1. Mencegah Anemia

Sayur kangkung dapat mencegah anemia! Kok bisa? Ya, karena terdapat kandungan zat besi pada kangkung yang dapat merangsang produksi sel darah merah di dalam tubuh kita.

Sama halnya dengan manfaat yang terkandung pada ubi jalar dan kacang-kacangan, seperti pada kacang panjang atau kacang merah juga terdapat kandungan zat besi.

2. Mencegah Diabetes

Kangkung juga dapat mencegah diabetes. Karena kangkung mampu menghasilkan zat-zat yang mampu menghambat penyerapan gula berlebih pada tubuh.

Jadi kamu tidak perlu khawatir untuk menjadikan sayur kangkung sebagai lauk makan.

3. Menjaga Kesehatan Jantung

Manfaat kangkung selanjutnya adalah untuk menjaga kesehatan jantung. Dikarenakan kangkung memiliki kandungan vitamin A dan C serta beta-karoten tinggi.

Nutrisi tersebut bisa mengurangi radikal bebas didalam tubuh (sebagai antioksidan) sehingga bisa membantu mencegah kolesterol yang teroksidasi.

4. Meningkatkan Kualitas Otak

Manfaat kangkung lainnya adalah dapat meningkatkan kualitas otak.

Ya, karena terdapat kandungan vitamin B kompleks dan omega 3 dalam kangkung yang dapat membantu kinerja otak lebih baik.

Jadi jangan sungkan untuk dihidangkan kepada anak-anak karena anak-anak dalam masa pertumbuhan, dan sendiri kangkung mampu meningkatkan kecerdasan otak.

5. Baik Untuk Kesehatan Mata

Kandungan vitamin A, karotenoid, dan lutein yang terdapat pada kangkung juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata. Kangkung juga terbukti membantu mencegah katarak.

6. Mengurangi Kolesterol

Sayur kangkung juga mempunyai manfaat yaitu dapat mengurangi resiko terkena kolesterol.

7. Menjaga Sistem Imun

Manfaat terakhir yang terdapat pada sayur kangkung adalah mampu menjaga sistem imun pada tubuh.

Wah, banyak banget ya manfaat jika kita mengkonsumsi kangkung. Jadi buat kamu yang tadinya tidak suka sayur kangkung, setelah baca manfaat sayur ini apa masih tetap tidak suka buat mengkonsumsi kangkung?

Oke, sekarang kita lanjut ke pembahasan awal mengenai cara menanam kangkung, agar mendapatkan hasil maksimal ketika panen.

Jika kita bandingkan menanam sayur kangkung dengan sayuran lainnya pasti menanam sayur kangkung membutuhkan biaya yang lebih ekonomis serta membutuhkan waktu panen yang hanya sekitar 3-5 minggu saja.

Sayur kangkung sendiri memiliki daya tahan terhadap hama. Dari beberapa faktor tersebut, tidak khayal jika kita bisa menyebut budidaya tanaman kangkung terbilang cukup mudah.

Tidak mengherankan, banyak orang yang membudidayakan kangkung baik hanya untuk skala konsumsi sendiri atau skala menengah untuk dijual sebagai ladang penghasilan.

Jenis-Jenis Kangkung yang Dapat Di Budidaya

Nah, sebelum kami membahas lebih jauh mengenai cara menanam kangkung, kamu perlu tahu beberapa jenis kangkung yang dapat di budidaya.

Umumnya, terdapat 2 jenis kangkung yang biasa di budidaya, di antaranya adalah:

1. Kangkung Darat

sumber: /miro.medium.com
  • Kangkung darat memiliki ciri-ciri:
  • Tumbuh pada tempat yang kering.
  • Batang lebih kecil dan memiliki warna putih kehijauan.
  • Memiliki daun lebih tipis dan lebih lunak.
  • Umumnya memiliki bunga dengan warna putih.

2. Kangkung Air

sumber: sasaqgagah14.files.wordpress.com

Ciri-ciri kangkung air:

  • Tumbuh pada tempat yang basah, seperti kolam, parit, atau sawah yang tergenang.
  • Mempunyai batang lebih besar dari kangkung darat dan warna hijau lebih pekat.
  • Daun lebih lebar dan lebih keras.
  • Umumnya memiliki warna bunga putih kemerahan.

Panen

Cara Menanam Kangkung sampai Panen
sumber: majalahkonsultan.com

Normalnya kangkung siap dipanen ketika memasuki usia 30 hari sejak benih ditanam.

Kangkung dapat dipanen dengan cara mencabut sampai akar-akarnya, atau kamu bisa memotong ujung pangkal batang kangkung dengan menggunakan pisau.

Terakhir, kumpulkan kangkung yang sudah dipanen ditempat yang teduh, atau kamu  bisa rendam akar kangkung agar tidak mudah layu dan kangkung segar lebih lama.

Mudah bukan cara menanam kangkung agar mendapatkan hasil yang baik dan memuaskan?

Membudidayakan kangkung bisa menjadi kesibukan dikala kamu mempunyai waktu senggang , menghemat pengeluaran untuk membeli sayur dan bahkan jika kamu tekun, budidaya kangkung juga dapat menjadi sumber penghasilan.

Demikian penjelasan kami kali ini mengenai cara menanam kangkung yang baik dan benar agar dapat memperoleh hasil panen yang maksimal.

Satu pemikiran pada “Cara Menanam Kangkung”

Tinggalkan komentar