Cara Menanam Pohon Bidara

Cara Menanam Pohon Bidara – Halo sahabat @PakTani11, mendengar nama pohon bidara tentu teringat dengan pengobatan yang bernama ruqiyah. Pohon bidara memang terkenal akan manfaatnya untuk membantu mengusir gangguan jin dan menangkal sihir dan sejenisnya.

Sebenarnya manfaat bidara ada banyak sekali. Namun yang paling populer adalah manfaat untuk ruqiyah. Pohon bidara atau Ziziphus Mauritiana merupakan jenis tanaman yang asalnya dari asia tengah. Pohon bidara cocok ditanam di daerah yang memiliki suhu panas.

Namun bukan berarti tidak cocok ditanam di daerah yang memiliki suhu sedang seperti di Indonesia ini. Masalah bisa tumbuh atau tidaknya, sebenarnya ada pada bagaimana cara kita menanam dan merawatnya.

Baca cara meramu daun bidara untuk pengobatan.

Cara Menanam Pohon Bidara Dari Biji

Cara Menanam Daun Bidara dari Biji
Sumber Gambar: 2.bp.blogspot.com

Cara ini sebenarnya memakan waktu yang cukup lama. Namun dengan cara ini, kita jadi lebih paham tentang penanaman pohon bidara.

Ada beberapa cara menanam pohon bidara yang lebih sederhana dan lebih cepat. Yaitu dengan membeli bibit yang sudah cukup besar. Atau bisa juga dengan cara stek.

Namun, untuk pembelajaran menanam pohon bidara, sebaiknya menggunakan cara menanam yang sejak dari biji. Karena ada banyak pelajaran dan ilmu yang akan di dapat dengan cara ini.

Baca info lebih lengkap tentang tanaman pohon daun bidara.

1. Kumpulkan Buah Bidara yang Sudah Matang

Biji buah bidara bisa diambil setelah buah bidara matang. Ciri-ciri buah bidara yang sudah matang yaitu warnanya coklat tua mengkilap.

Kumpulkan buah bidara untuk contoh sebanyak 2 atau 3 saja. Setelah terkumpul, pisahkan daging hingga terlihat cangkang bulat seperti biji namun itu bukan biji buah bidara.

Jika sudah terpisah dengan daging buah bidara, pecahkan cangkang bulat dengan penuh hati-hati. Karena di dalam cangkang bulat tersebut terdapat biji asli dari buah bidara.

Bentuk dan ukuran biji buah bidara seperti biji semangka. Yaitu yang ada di dalam cangkang bulat. Banyak yang mengira bahwa cangkang bulat itu adalah biji buah bidara. Padahal bukan, biji aslinya berada di dalam cangkang bulat tersebut. Cara mengambilnya dengan dipecahkan cangkang bulat tersebut.

2. Tanam Biji Buah Bidara di Tanah yang Basah atau Lembab

Buatlah media tanam biji buah bidara. Bisa dengan tanah lembab yang ditaruh di polybag plastik. Atau bisa juga di tanah lembab di pot.

Tunggu beberapa waktu sampai biji tersebut tumbuh tunas baru. Jika sudah tumbuh tunas dan keluar daun, boleh dipindahkan ke media tanam yang lebih besar.

Atau bisa dengan menggunakan cara modern yaitu dengan merendam terlebih dahulu biji buah bidara yang sudah dipecahkan dari cangkangnya.

Rendam dengan air bersih selama kurang lebih 3 hari. Siapkan toples yang beralasan tisu atau kapas basah di dalamnya.

Letakan biji-biji bauh bidara di dalam toples yang beralasan tisu atau kapas basah. Setelah itu tutup tople rapat-rapat. Tunggu sampai biji tumbuh tunas.

Nah setelah tumbuh tunas, baru boleh dipindahkan dari dalam toples ke media tanam tanah lembab yang ditaruh di polybag atau pot.

Tunggu sampai tumbuh besar. Sembari menunggu besar, berikan perawatan terbaik pada tanaman pohon bidara tersebut.

Cara Merawat Pohon Bidara

Cara Merawat Pohon Bidara
Sumber Gambar: 1.bp.blogspot.com

Supaya pohon bidara tumbuh dengan baik dan sempurna, maka diperlukan perawatan khusus. Seperti apa perawatan khususnya? Berikut ini adalah penjelasannya.

1. Penyiraman

Meskipun pohon bidara bukan tipe pohon yang harus disiram setiap saat, namun penyiraman harus tetap dilakukan.

Sehari atau dua hari sekali penyiraman sebaiknya dilakukan. Di pagi hari atau di sore hari siramlah pohon bidara dengan air secukupnya saja.

2. Pengajiran

Apa itu pengajiran? Bahasa mudahnya adalah memberi penyangga pada pohon bidara yang masih muda.

Karena pohon bidara yang masih muda belum memiliki batang pohon yang kuat. Maka untuk membantu pertumbuhan pohon bidara dengan sempurna, buatkan ajir dengan bambu lalu tancapkan di sebelah pohon bidara.

Ikat dengan tali rafia supaya batang pohon bidara terlindungi dari hal-hal yang tidak diinginkan seperti patah, atau tumbuh tidak tegak.

3. Penyinaran

Pohon bidara adalah jenis tanaman yang sangat membutuhkan pencahayaan yang bagus. Maka selama pohon bidara tertanam di dalam polybag atau pot, sebaiknya diletakan di tempat terbuka yang memiliki pencahayaan matahari secara langsung.

Jika ditanam di tanah langsung, maka carilah lahan yang terbuka dan mendapat sinar cahaya matahari secara langsung tanpa terhalang sesuatu apapun.

4. Pemupukan

Sama seperti tanaman lainnya, pohon bidara juga membutuhkan pupuk untuk nutrisi pertumbuhannya. Berikan pupuk organik secara rutin setiap bulan.

Jangan lupa ketika setiap pemupukan harus diikuti dengan penyiraman. Supaya pupuk larut dan mudah terserap oleh akar pohon bidara. Pupuknya bisa dengan jenis NPK.

5. Pemangkasan

Pemangkasan menjadi bagian penting dalam perawatan pohon bidara. Pemangkasan dilakukan ketika sudah ada cabang-cabang atau ranting pohon yang sudah tua, dengan pertumbuhan cabang rating kurang bagus, terlihat kering, dan terserang penyakit.

Ini adalah proses peremajaan pohon bidara. Tentu penting dilakukan untuk menghindari tanaman mati karena terinfeksi penyakit.

Itulah penjelasan proses cara menanam pohon bidara dan dilengkapi dengan cara merawat pohon bidara. Kelihatannya si cukup mudah, namun butuh ketekunan ketika sudah terjun dan mengaplikasikannya secara nyata.

Tinggalkan komentar