Cara Merawat Bunga Anggrek

Siapa sih yang tidak mengenal bunga anggrek? Bunga anggrek memiliki warna yang begitu indah dan juga beragam, mulai dari warna merah, kuning, putih, ungu, atau warna lainnya. Cara merawat bunga anggrek pun tergolong cukup mudah.

Bunga ini pun tersebar hampir di seluruh penjuru dunia, tak terkecuali di Indonesia. Bunga anggrek sangat cocok ditanam di tempat yang memiliki cuaca lembab atau mempunyai iklim tropis.

Di kesempatan kali ini, Kami akan mengupas tentang cara merawat bunga anggrek agar dapat bertahan di segala cuaca dan cepat berbunga.

Artikel menarik lainnya: Jenis Tanaman Hias.

Cara Merawat Bunga Anggrek Agar Cepat Berbunga

Cara Merawat Bunga Anggrek
Sumber Gambar: 1.bp.blogspot.com

Agar bunga anggrek yang Kamu tanam dapat bertahan di segala cuaca atau bahkan berbunga dengan cepat, maka cara merawat bunga anggrek pun harus benar dan berkelanjutan.

Simak penjelasan berikut agar memudahkan Kamu untuk merawat bunga anggrek.

1. Terkena Cahaya Matahari

Faktor pertama cara merawat bunga anggrek agar dapat tumbuh maksimal adalah cahaya matahari. Pastikan cara menempatkan bunga anggrek agar sekiranya dapat terkena sinar matahari.

Karena cahaya matahari sendiri dibutuhkan bunga anggrek untuk proses fotosintesis. Dengan bantuan cahaya matahari akan dapat membantu tumbuh berkembangnya bunga anggrek supaya cepat berbunga.

Cahaya matahari berguna sebagai sumber energi bagi tanaman anggrek sendiri. Karena seluruh bagian tanaman anggrek memerlukan energi tambahan, mulai dari daun, bunga, atau bahkan biji.

Dengan bantuan sinar matahari maka dapat membantu memperbaiki bagian tanaman yang rusak dan bisa juga sebagai cadangan makanan.

Berbeda dengan bunga mawar, cara merawat bunga anggrek membutuhkan cahaya matahari berbeda-beda tergantung dengan jenis bunga anggrek yang ditanam.

2. Ketinggian Media atau Tempat

Selain cahaya matahari, cara merawat bunga anggrek agar dapat cepat berbunga adalah menempatkan ketinggian media atau tempat bunga anggrek.

Tanaman anggrek sendiri dapat tumbuh dengan cepat di daerah yang memiliki iklim tropis dan subtropis. Serta memiliki ketinggian yang tepat untuk menanam bunga anggrek.

Namun secara umum dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu:

  • Tanaman anggrek dapat tumbuh di dataran tinggi yang memiliki suhu antara 18-21 derajat celcius pada siang hari. Untuk malam hari rata-rata suhu antara 13-18 derajat celcius.

Umumnya jenis anggrek yang tumbuh di daerah tersebut adalah jenis anggrek Miltonia, Cymbidium, dan Paphiopedilum.

  • Sedangkan tanaman anggrek yang dapat tumbuh di dataran sedang adalah yang memiliki ketinggian sekitar 501-1000 meter diatas permukaan air laut.

Suhu di dataran sedang ketika siang hari adalah antara 19-32 derajat celcius. Untuk malam harinya antara 19-21 derajat celcius. Jenis tanaman anggrek yang cocok dan dapat tumbuh di daerah ini adalah Dendrobium, Phalaenopsis, Onchidium, dan Cattleya.

  • Sedangkan tanaman anggrek yang cocok ditanam di dataran rendah adalah yang memiliki ketinggian sekitar 500 meter diatas permukaan air laut. Dimana suhu pada siang hari antara 34-38 derajat celcius.

Tanaman anggrek yang dapat tumbuh dan cocok ditanam di daerah ini adalah Arachnis, Renanthera, dan Vanda.

Hal lain yang harus Kamu perhatikan dalam menanam anggrek adalah kelembaban udara, sirkulasi udara, fotoperioditas, dan juga faktor genesis.

3. Cara merawat bunga anggrek selanjutnya yang harus kamu perhatikan adalah sebagai berikut:

  • Pertama adalah memilih ruang lindung yang cocok untuk bunga anggrek. Perlu diketahui bahwa bunga anggrek sebaiknya ditaruh di dalam rumah yang memiliki cahaya antara 50-70%. Oleh sebab itu atap dari rumah lindung perlu diberi paranet.
  • Selanjutnya adalah dengan memperhatikan penyusunan anggrek. Agar anggrek dapat berbunga dengan cepat maka Kamu harus memperhatikan bagaimana cara menyusun tanamannya.

Sebaiknya penyusunan rak-rak bunga anggrek ditaruh secara mendatar dengan ketinggian sekitar satu meter. Cara meletakannya tidak berjenjang karena akan mempengaruhi sirkulasi udara.

  • Kamu juga harus memperhatikan kelembaban udara. Anggrek dapat tumbuh berkembang dengan cepat jika memiliki kelembaban udara antara 60-80%. Maka pastikan agar kelembanan udaranya berkisar di angka tersebut.

Untuk menjaga supaya kelembaban udara tetap terjaga, maka Kamu dapat mengakalinya dengan membuat kolam dibawah rak tempat bunga anggrek. Atau membuat kabut didalam rumah lindung dengan cara memasang sprinkle.

  • Faktor lain yang dapat mempengaruhi cepat atau tidaknya tanaman anggrek berbunga adalah media tanamnya. Media tanam yang cocok agar anggrek dapat cepat berbunga adalah harus tersusun menjadi dua bagian.

1/3 bawah di isi dengan potongan batu bata dan 2/3 di isi dengan pakis.

  • Media pot pun memiliki pengaruh besar bagi pertumbuhan tanaman anggrek. Hindari penggunaan pot yang berbahan dasar plastik. Pilihlah pot yang berbahan dasar tanah liat yang memiliki banyak lubang.

4. Penyiraman

Agar anggrek dapat terus berbunga, maka kandungan air sangat perlu untuk selalu diperhatikan. Siram tanaman anggrek secara teratur. Jika cuaca panas maka dapat melakukan penyiraman 2 kali sehari, namun jika cuaca hujan maka tidak perlu melakukan penyiraman. Waktu penyiraman ideal adalah pukul 7-9 pagi dan 15-17 pada waktu sore.

5. Pemupukan

  • Lakukan juga proses pemupukan supaya anggrek dapat terus berbunga. Berikan pupuk yang memiliki kandungan unsur hara P tinggi.

Cara memupuknya bisa dengan melakukan penyemprotan atau penyiraman menggunakan pupuk slow rilis yang nantinya ditaburkan di media tanam anggrek.

  • Tanaman anggrek dapat terus berbunga jika Kamu memberikan ZPT atau biasa disebut hormon.

Cara alami yang bisa digunakan agar anggrek dapat terus berbunga adalah dengan menggunakan air kelapa sebesar 15%. Campurkan 150 ml air kelapa dan air bersih lalu dibuat larutan semprot satu liter.

6. Pengendalian Hama Penyakit

Tidak berbeda dengan cara menanam strawberry, cara merawat tanaman anggrek pun dapat terganggu pertumbuhannya dengan adanya hama dan penyakit. Oleh sebab itu pengendalian hama dan penyakit adalah salah satu cara merawat bunga anggrek agar dapat tumbuh dan terus berbunga.

Lakukanlah pembersihan tanaman anggrek dari gulma, rumput liar, atau dedaunan yang busuk.

Menggunakan insektisida bias juga dapat menjadi alternatif untuk menanggulangi jika tanaman anggrek terserang hama. Menggunakan fungisida juga diperlukan jika tanaman anggrek terserang jamur atau bakterisida.

Jenis-Jenis Bunga Anggrek

Jenis Bunga Anggrek
Sumber Gambar: s3.bukalapak.com

Anggrek adalah salah satu tanaman hias yang memiliki begitu banyak jenis. Sebenarnya lebih dari 25.000 jenis tanaman anggrek yang ada di dunia.

Namun belakangan ini populasi tanaman anggrek menurun drastis karena beberapa faktor.

Seperti contohnya perburuan liar akan bunga anggrek, kebakaran hutan, pemanasan global, kerusakan hutan. Semuanya dilakukan akibat dari keserakahan manusia dengan alasan membuka lahan atau lainnya.

Dari beberapa faktor tersebut lah yang menyebabkan spesies tanaman anggrek berkurang drastis.

Jenis Bunga Anggrek di Indonesia

Bunga anggrek ini mudah ditemukan di negara yang mempunyai iklim tropis. Salah satunya di Indonesia.

Indonesia sendiri merupakan salah satu negara yang memiliki banyak jenis bunga anggrek. Lebih dari 4.000 jenis tanaman anggrek bisa ditemukan di negara kita ini yang tersebar di berbagai pulau di Indonesia.

Seperti pulau Jawa, pulau Sumatra, pulau Kalimantan, pulau Papua, atau pulau-pulau lainnya.

Jenis tanaman anggrek yang tumbuh di berbagai pulau di Indonesia antara lain adalah Bulbophyllum, Coelogyne, Cymbidium, Dendrobium, Phalaenopsis, Vanda. Serta masih banyak lagi jenis anggrek yang dapat ditemukan di negara kita ini.

Dimana jenis tanaman anggrek tersebut adalah jenis tanaman anggrek yang paling banyak di cari bagi para pecinta tanaman hias. Dari jenis anggrek ini pun terdapat beberapa yang memiliki harga yang cukup tinggi.

Dengan pembahasan kali ini mengenai cara merawat bunga anggrek. Semoga dapat membantu Kamu agar dapat memiliki bunga anggrek tanpa berburu di alam. Karena mengingat terus berkurangnya bunga anggrek di alam liar.

Tinggalkan komentar