Efek Samping Daun Kelor

Efek Samping Daun Kelor – Ada banyak kandungan nutrisi pada daun kelor. Yang membuat membuat khasiat daun kelor juga begitu banyak.

Khasiat daun kelor bermanfaat untuk kesehatan dan kecantikan kulit wajah. Tidak heran jika banyak kaum hawa yang gemar mengkonsumsi daun herbal ini.

Dibalik banyaknya manfaat daun kelor, tersimpan efek samping daun kelor yang perlu diperhatikan.

Jangan sampai, keinginan mengkonsumsi untuk mendapatkan manfaatnya, berubah menjadi sebaliknya.

Efek Samping Daun Kelor bagi Kesehatan

Efek Samping Daun Kelor bagi Kesehatan
Sumber Gambar: i.pinimg.com

Ada beberapa efek samping daun kelor yang bisa menimpa orang yang mengkonsumsinya.

Alasannya kenapa? Apabila seseorang mengkonsumsi daun kelor dengan jumlah yang belebihan, atau penggunaan dalam jangka panjang, maka potensi efek samping akan semakin tinggi.

Adapun efek samping yang bisa dirasakan adalah sebagai berikut.

1. Alergi

Tidak semua orang bisa merasakan manfaat daun kelor. Mereka yang alergi dengan daun kelor akan merasakan ketidak nyamanan menggunakan daun kelor.

Pada umumnya, alergi berupa gatal-gatal atau ruam. Jika ada seorang yang merasakan hal ini ketika menggunakan daun kelor, entah itu penggunaan dalam bentuk masker wajah ataupun bentuk lainnya, maka sebaiknya dihentikan.

Karena itu merupakan tanda-tanda seorang alergi terhadap daun kelor.

2. Bahaya untuk Kandungan

Sebenarnya ini bukan efek samping dari daun kelor. Melainkan efek samping yang bisa timbul akibat mengkonsumsi tanaman kelor bagian bunga, kulit, dan akar pohon kelor.

Bagian-bagian dari pohon kelor tersebut, berpotensi menyebabkan keguguran kandungan.

Beberapa bagian tanaman kelor mengandung fitonutrien yang bisa menyebabkan kontraksi rahim. Jika mengkonsumsi secara berlebihan, potensi ini tentu akan semakin besar.

Jika anda seorang yang sedang hamil, maka sebaiknya konsultasi terlebih dahulu pada dokter jika ingin mengkonsumsi tanaman kelor.

3. Kerusakan Ginjal dan Hati

Penggunaan herbal daun kelor bisa berpotensi menyebabkan kerusakan ginjal dan hati. Jika pola konsumsi daun kelor tidak baik.

Bagaimana pola konsumsi daun kelor yang tidak baik?

Konsumsi dalam jumlah berlebihan, konsumsi tidak beraturan, dan konsumsi dalam jangka panjang.

Terlebih jika konsumsi daun kelor yang sudah dalam bentuk obat-obatan. Dalam arti sudah melalui proses industri. Maka, penting untuk memperhatikan pola konsumsi daun kelor.

4. Diare

Efek laksatif yang dimiliki daun kelor berpotensi memperburuk penyakit diare. Jika mengalami hal ini, maka dianjurkan sementara untuk tidak mengkonsumsi daun kelor.

Pada dasarnya daun kelor tidak direkomendasikan untuk mengatasi diare. Melainkan lebih direkomendasikan untuk mengatasi masalah sembelit.

5. Hipoglikemia

Apa itu hipoglikemia? Ini adalah sebutan lain untuk kondisi tubuh dalam kadar gula darah terlalu rendah.

Tanaman kelor bersifat antiglikemik yang artinya baik untuk menurunkan kadar gula darah yang tinggi. Ini baik untuk membantu mengatasi diabetes.

Namun jika mengkonsumsi tanaman kelor dengan tidak terkontrol, seperti berlebihan dalam mengkonsumsinya, maka akan berpotensi menyebabkan gula darah menjadi terlalu rendah.

Tentu hal ini tidak baik untuk kesehatan. Karena gula darah yang terlalu rendah bisa menyebabkan detak jantung tidak teratur, gelisah, mudah marah, kesemutan, dan pucat.

6. Masalah pada Jantung

Bradikardia atau sebutan lain untuk kondisi detang jantung yang lambat. Jantung yang berdenyut kurang dari 60 dalam satu menit merupakan kondisi denyut jantung lambat.

Kandungan alkaloid daun kelor bisa menyebabkan lambatnya denyut jantung. Sebenarnya kandungan ini baik untuk kesehatan, namun jika berlebihan maka akan menyebabkan kondisi jantung tidak baik.

Untuk mengantisipasi hal ini, sebaiknya tidak mengkonsumsi daun kelor dalam jumlah yang berlebihan.

7. Menurunkan Tekanan Darah

Kandungan antioksidan pada daun kelor bermanfaat menurunkan tekanan darah. Makanya, daun kelor baik untuk orang yang mengalami tekanan darah tinggi.

Namun akan menjadi tidak baik jika daun kelor dikonsumsi oleh orang yang mempunyai kondisi tekanan darah rendah.

Itulah 7 efek samping daun kelor yang perlu diperhatikan. Artinya, daun kelor memang kaya akan manfaat. Namun tidak semua orang bisa mendapatkan manfaat tersebut.

Cara Mengkonsumsi Daun Kelor yang Baik

Efek Samping Daun Kelor yang Perlru Diperhatikan
Sumber Gambar: glitzmedia.co

Sebenarnya mungkin sedikit sekali yang merasakan efek samping daun kelor. Karena pada dasarnya, daun herbal ini kaya akan manfaat dan lebih aman karena berlabel alami.

Daun kelor bisa dikonsumsi dalam bentuk mentahan, ditumis, dibuat menjadi teh, dibuat menjadi bubuk, dan lainnya. Baca artikel cara mengolah daun kelor.

Semua bentuk olahan daun kelor aman dikonsumsi selama tidak berlebihan dan tidak menyalahi aturan konsumsi pada umumnya.

Mungkin ada bagian dari tanaman kelor yang sebaiknya tidak dikonsumsi. Yakni bagian akar. Menurut doktersehat.com, akar tanaman kelor mengandung racun.

Meskipun ada yang mengkonsumsi akar tanaman kelor, mungkin ada cara tersendiri. Namun, bagi orang awam sebaiknya dihindari saja supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Jika muncul efek negatif setelah mengkonsumsi daun kelor, sebaiknya berhenti untuk tidak melanjutkan mengkonsumsi daun kelor.

Konsumsi atau gunakan daun kelor sebutuhnya saja. Jangan berlebihan dan tidak beraturan, supaya tidak terkena efek samping daun kelor yang bisa mengganggu kesehatan tubuh.

Tinggalkan komentar